Wanita “ITU” Munafik

Ketar ketir ketika saya saat akan menekan tombol enter pada laptop saya…bukan karena saya akan mengakses sebuah situs porno sedang ponakan saya disamping saya memperhatikan apa yang saya tampilkan discreen laptop saya..bukan pula saya selesai memasukan kode “capcha” sebuah judi online dan akhirnya membuat saya jadi tersangka “cyberchrime”.. tapi karena saya sedang memberanikan diri memposting sebuah draft yang saya buat di “memo” blackberry saya,saya kirim ke email pribadi saya..kemudian saya buka dilaptop dan saya copy paste dari inbox email pribadi saya ke “new entri” blog saya..kenapa saya harus memberanikan diri.karena saya yakin posting ini akan menyakiti sekian banyak wanita yang saya hormati…tentu saja terhadap wanita – wanita yang tidak terbuka hatinya terima uneg – uneg seorang pria.. Dan akhirnya saya berani.
Dimulai dari “ibu” saya tercinta.beliau sungguh munafik (menurut saya).dimana munafiknya orang yang paling saya sayangi didunia ini..yaa beliau munafik ketika harus berkata “iya..yang penting itu terbaik buat kamu” ketika menjawab kalimatku yang memohon ijin untuk membawa seorang gadis sebagai “anak gadis barunya”..saya rasa beliau munafik..merestui saya berbagi kasih dengan seorang gadis demi kebahagiaan saya padahal saya yakin beliau tidak menghendaki saya dimiliki gadis lain bukan karena saya akan meninggalkan beliau,atau bahkan lebih karena iri ada yang sayangi saya selain beliau..cemburu dalam arti sesungguhnya.
Yang kedua adalah kakak perempuan saya…dia juga wanita yang munafik. ketika saya pulang kerja basah kuyup karena kehujanan (karena saya hanya  “baru” memiliki sepeda motor)..dia bangun dan menyuruh saya menaruh pakaian saya yang basah diember dan mencucinya.saya merasa dia munafik.harus bangun karena saya pulang kerja larut malam dan mencuci pakaian saya.jika dia mau jujur tanpa menghargai perasaan saya dan terlepas dari rasa sayang dia terhadap saya dia pasti akan berkata “aachhh..kamu  ngrepotin aq yang sedang tidur…kenapa ga nginep dikantor  aja biar ga sampe rumah malem + kehujanan”..saya sayang kamu mbak..
Ketiga adalah kekasih saya.dia sungguh munafik..ketika saya batal menepati janji saya menemani dia makan mie ayam banyumas kesukaan dia hanya karena saya harus lembur dikantor.meskipun saya baca massage darinya yang berkata “iya,adek iklas kok nunda makan mie nya,lagian mas kerja untuk masa depan qta” dan tetap mengirimkan emoticon ciuman kesaya..padahal saya jelas tau dia kecewa…dan dengan munafiknya saya berjanji pada hati saya bahwa saya tidak akan meninggalkan dia. Satu kata untuk dia “saya tidak akan mengecewakan dia”
Keempat…iya dia gadis yang pernah saya dekati dan saya ajak hidup bersama, dengan angkuh dia menjawab permohonanku dengan simple “saat ini aq belum bisa….!”. Kata paling munafik yang saya dengar. Meskipun saya sungguh meyakini bahwa dia yang mengharapkan saya memohon. Berkilah ingin memberi pelajaran terhadap saya arti sesungguhnya sebuah pengenalan, berdalih menunggu hatinya yakin bahwa permohonan saya tulus dan atau hanya memberi waktu hatinya mempelajari permohonan saya. Yang pasti sebenarnya dia tidak bisa membohongi saya dengan tatapanya…ntah karena “kepedean” saya jika harus meyakini itu semua tapi sampai saat ini saya masih percaya dengan kata hati saya.!
Hahaha semua hanya asumsi saya…mohon maaf jika sangat menyinggung perasaan anda para wanita..sungguh bukan maksud saya memvonis…tapi anggapan saya hanya akan bertambah besar akan munafiknya anda jika anda tidak terima dan memaki – maki saya atas tulisan saya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s