Marahmu Tak Hanya Menamparku Tapi Lebih Dari Menciumku

Aku hidup dipelukanmu,
Ragaku pun seolah tak hanya ada nyawaku tapi nyawamu pun turut bersemayam.
Rasa bersalahku ketika melakukan kesalahan didepanmu tak hanya menghukumku tapi lebih sakit dari sekedar omelanmu.

Seperti hari ini…
Ketika aku lontarkan candaan didepan meja kerjamu…candaan konyol sedikit porno tapi sama sekali tidak menginjak harga diri temen mu, yang meski cewek tapi tidak sedikitpun mengalihkan perasaanku terhadapmu..dalam bahkan teramat dalam..rasa sayangku..

“Hey..loe ga pake baju merah.”
Hardiku ke temenmu yang sibuk kerja.
“Enggak…emang knapa” jawab temenmu
“Kalo hari ini gak pake baju merah,loe ga dapet angpao dari bos” jawabku tetep sambil liat wajahmu yang selalu membuat aku tenang.
“Masak seh..”
“Iya..kalo loe pake BH merah buka aja biar dapet angpao..kan yang penting merah”
“Hahahah..” Tawa temenmu tanpa ada isyarat marah,karena dia tau itu hanya konyol dan sama sekali tidak mengijak harga diri dia sebagai cewek..

Cukup sampai disini…! Aku kira..!
Ternyata aku salah…5 menit aku pergi dari hadapanmu blackberryku bunyi…kaget aku baca bbm darimu..

” Adek gak suka ya mas ngomong gitu,pake mau liat BH segala,apaan itu..” Isi bbm mu.

Meski aku gak pernah kesamber petir ( jangan sampe ) aku ngerasa kata-katamu itu sungguh menyambarku seperti petir..yang kata orang samberan petir itu sakit…tapi ya mungkin kira-kira seperti itu..untuk melukiskan perasaanku.

Antara rasa bersalah yang teramat sangat, antara rasa takut candaanku mengurangi rasa sayangmu ke aku…dan ini yang paling kutakutkan..tapi semoga saja tidak.

Dengan segala kerendahan hati aku minta maaf, bukan karena candaanku yang membuat temenmu tertawa..tapi lebih prilakuku yang memang ku akui banyak candaan yang keterlaluan..

Dan janjiku untuk merubah prilaku dan candaanku bukan serta merta karena aku takut kamu membenciku dan meninggalkanku…bukan pula takut kehilanganmu..( Meski sebenerny takut banget) karena kamu anugrah terindah buatku… Sekali lagi bukan hanya karena itu…kalaupun aku janji berubah itu hanya niat sederhanaku untuk menjadi baik atau bahkan terbaik untuk kamu miliki..lebih karena aku ingin kamu selalu menyanyangiku…

Terima kasih ku terbesar untuk mu..dari hati. Karena aku sungguh menyanyangimu..jangan berhenti memaki ku untuk menjadi sempurna..sempurna untuk kita.karena marahmu tidak hanya menamparku tapi lebih dari sekedar menciumku.karena aku dan kamu adalah satu..semoga.

“seperti yang diceritakan oleh sebuah hati kepada saya…baru saja.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s