Wanita Penakluk Pria

Pernah dengar kisah dalam film fenomenal King’s Of Spartan dengan judul 300..?
Ya..Leonidas sang Raja Spartan yang hanya dengan prajurit 300 orang tapi mampu menandingi puluhan ribu tentara Persia..
Leonidas bukan sembarang raja…bagi dia tidak ada perlu yang perlu ditakuti didunia ini…bahkan saat King Leonidas tau kekalahan sudah didepan mata sama sekali dia enggan tunduk terhadap musuhnya saat itu…Raja Xerxes. Dan akhirnya Leonindas gugur tidak sebagai budak Raja Xerxes.
Mau tau siapa orang yang beruntung dapat menundukan hati King Leonidas…dia adalah seorang wanita sekaligus istrinya…Ratu Gorgo..tentu saja bukan karena kecantikan sang ratu yang mampu menundukan Leonidas tapi peran sang Ratu untuk hidup Leonidas yang mampu tundukan kerasnya hati sang Raja Spartan dan melakukan semua hal yang membuat sang Ratu bahagia.
Dijaman sekarang ini…saya bisa pastikan tidak ada hal serupa bisa terjadi…mungkin karena terlalu jadul untuk diikuti..tapi ada sedikit kisah menarik dari pengorbanan seorang Pria terhadap kekasihnya…
Seperti diceritakan seorang pria kepada saya semalam…saya panggil dia SOHIB
Sohib saya memiliki seorang kekasih…meski dalam realitanya baru seorang kekasih tetapi sohib saya ini menganggap kekasihnya itu sebagai istrinya, sebagai ibu dari anak2nya, dan sebagai menatu ibunya, segala – galanya tepatnya..walau baru sebatas perlakuan.
Suatu hari sohib saya itu sedang melakukan aktivitasnya saat kekasihnya menghubungi untuk mengajak makan siang bareng…bagi dia bukan makan siang bareng yang dia anggap special…tapi waktu bersama kekasihnya yang membuat dia tidak hanya harus lupa caranya menolak…tapi lebih dari semangat tersendiri untuk ikuti mau kekasihnya dan sebenernya mau dia juga.
Tiba saatnya mereka berdua bertemu disebuah tempat makan sederhana…setelah kekasihnya memilih beberapa menu untuk makan siang sohib saya tersebut hanya memesan segelas air es jeruk…
Awalnya saya menganggap sohib saya tercinta ini sengaja tidak makan karena belum lapar..lagi pula bagi dia “bukan makan siang yang dia anggap penting…tapi waktu bersama kekasihnya yang dia rasa hal special”…
Saya hanya tertawa prilaku konyol sohib saya ini…bodoh sekali dia.
Setelah selesai makan dan mengantar kekasihnya, sohib saya kembali ketempat semula, dia bilang kelaperan dan memasak mie rebus untuk makan siang yang tertunda sampai sore hari dirumahnya…ahh makin bingung saya dengan cara hidup sohib saya…sempat saya berpikir dia sudah tak waras..bagaimana bisa dibilang waras…dia nahan lapar hanya sebuah prinsip bahwa ketemu kekasihnya lebih penting daripada acara makan siang barengnya..
Dalam kebingungan saya…sohib saya meneruskan ceritanya…
Sohib saya bilang seperti ini :
“Gwe gak ikut makan karena duit gwe saat itu tipis, dan hanya cukup untuk membayar menu yang dipilih kekasih gwe…gwe seneng bisa lakukan itu buat orang yang sangat berati buat hidup gwe..”
Saya bengong…saya sempat terdiam beberapa saat mencoba mencerna apa makna kata2 sohib saya..
Yang saya pahami…sohib saya sosok rekarnasi dari Leonidas sang Raja Spartan dan kekasihnya adalah Sang Ratu Gorgo…
Dengan cinta kekasihnya…sohib saya rela melakukan apapun termasuk menspecialkan kekasihnya bahkan pada situasi tertentu dia lebih petingkan kekasihnya dibading hidupnya sendiri…
Diakhir cerita saya berharap ada cerita yang sama hebat dari sohib saya…sehebat kekasihnya.lusa.!

“Seperti cerita SOHIB saya…semalam”

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s